Apakah Jepang Masih Mahal untuk Wisatawan Indonesia di 2026?

Apakah Jepang Masih Mahal untuk Wisatawan Indonesia di 2026?

Kalau ditanya kenapa banyak orang Indonesia tiba-tiba liburan ke Jepang, jawabannya sebenarnya cukup sederhana.

Jepang memang tidak semahal yang dibayangkan.

Dulu, Jepang sering dianggap sebagai destinasi impian yang hanya cocok untuk orang dengan budget besar. Banyak yang mengira sekali jalan ke Jepang bisa menghabiskan puluhan juta rupiah, sehingga negara ini hanya masuk wishlist tanpa benar-benar diwujudkan.

Tapi beberapa tahun terakhir, pandangan itu mulai berubah.

Semakin banyak orang Indonesia yang sadar kalau biaya liburan ke Jepang ternyata tidak jauh berbeda dengan beberapa destinasi populer lainnya, terutama jika perjalanan direncanakan dengan baik.

Bahkan tidak sedikit traveler yang mengaku biaya liburan mereka ke Jepang lebih hemat dibanding yang diperkirakan.

Tiket Pesawat Sudah Tidak Semahal Dulu

Salah satu alasan terbesar adalah pilihan penerbangan yang semakin banyak.

Kalau dulu tiket ke Jepang terasa mahal karena pilihan maskapai terbatas, sekarang wisatawan punya lebih banyak opsi. Mulai dari penerbangan full service hingga maskapai budget yang menawarkan harga lebih kompetitif.

Bagi yang rajin berburu promo atau memesan tiket beberapa bulan sebelum keberangkatan, harga tiket ke Jepang sering kali tidak jauh berbeda dengan destinasi internasional lainnya.

Banyak Pilihan Hotel untuk Semua Budget

Masih banyak orang yang membayangkan semua hotel di Jepang mahal.

Padahal kenyataannya tidak seperti itu.

Di kota-kota seperti Tokyo, Osaka, atau Fukuoka, wisatawan bisa menemukan berbagai pilihan akomodasi mulai dari hostel, hotel bisnis, apartemen harian, hingga hotel keluarga.

Perbedaannya hanya ada pada seberapa nyaman dan strategis lokasi yang dipilih.

Karena pilihan akomodasi sangat banyak, wisatawan bisa menyesuaikan budget tanpa harus mengorbankan pengalaman liburan.

Makan di Jepang Tidak Harus Mahal

Ini salah satu hal yang paling sering membuat wisatawan terkejut.

Banyak orang mengira makan di Jepang identik dengan sushi mahal atau restoran premium.

Padahal justru sebaliknya.

Minimarket seperti 7-Eleven, FamilyMart, dan Lawson menjadi andalan banyak wisatawan karena menawarkan makanan yang enak, praktis, dan relatif terjangkau.

Belum lagi restoran cepat saji lokal, ramen, gyudon, atau curry rice yang bisa ditemukan hampir di setiap sudut kota.

Untuk wisatawan yang ingin menghemat budget, pilihan makanannya sangat banyak.

Internet dan Roaming Jadi Pengeluaran yang Tanpa disadari Menjadi Pengeluaran terbesar

Menariknya, salah satu pengeluaran yang sering membuat budget membengkak justru bukan tiket pesawat atau hotel.

Melainkan internet.

Masih banyak wisatawan yang mengaktifkan roaming internasional tanpa benar-benar mengecek tarif yang berlaku. Akibatnya, tagihan setelah pulang bisa jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Karena itu, semakin banyak traveler yang memilih menggunakan eSIM sebelum berangkat.

Selain lebih praktis, biaya yang dikeluarkan biasanya lebih terkontrol dibanding menggunakan roaming internasional.

Banyak wisatawan bahkan sudah menyiapkan koneksi internet mereka sebelum pesawat lepas landas agar bisa langsung online saat tiba di Jepang.

Jadi, Apakah Jepang Masih Mahal?

Untuk sebagian orang, mungkin iya.

Tapi bagi banyak traveler Indonesia saat ini, Jepang sudah tidak lagi terasa sebagai destinasi yang mustahil dijangkau.

Dengan perencanaan yang tepat, pilihan tiket yang sesuai, dan pengeluaran yang lebih terkontrol, liburan ke Jepang bisa jauh lebih terjangkau dibanding yang dibayangkan banyak orang.

Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke Jepang dan ingin tetap online tanpa khawatir biaya roaming yang mahal, kamu bisa melihat pilihan paket data Jepang yang tersedia di Kurosim.